Pagi ini aku disapa oleh rindu. Ingin menceritakan tentangmu pada diriku sendiri. Untuk bersabar menunggu kita akan bersatu. Hingga malam menungguku dengan penyesalan. Memeluk angin berbalas penyesalan. Hanya bayangmu yang tertinggal. Mungkin aku perlu berteduh dari derasnya rindu. Semoga dengan segala doa yang telah melangit mampu membendung derasnya rindu yang menggebu. Semoga segala doa dalam sujud sepertiga malamku mampu menggetarkan hatimu. Sampai jumpa nanti, disaat Allah dan semesta menyatukan kita dalam satu waktu. Menyatukan aku dan kamu hingga surga adalah pelabuhan terakhir untuk kita.
Itu yang ku mau, entah takdir apa yg akan menjemputku. Maaf, karena aku terlalu berhayal memimpikan masa depan yang mungkin bagimu hanya guyonan yg tak lucu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar